Merantau

review film merantau

Kalau tebakanku gak salah, koreografernya adalah salah satu bule tokoh antagonis dalam film ini, Laurent Buson. Filmnya disutradarai oleh Gareth Evans, bule yang sebelumnya membuat film dokumenter tentang Pencak Silat.

Saya jadi yakin aksi laga Yuda adalah jawaban bahwa masa depan movie laga Indonesia tampaknya akan sangat cerah. Genre yang telah lama tenggelam ini lagak-lagaknya akan semarak lagi dengan kualitas koreografi laga yang lebih baik dan masuk akal. Karena ternyata Gareth Evans, penulis dan juga sutradara The Raid, menyisipkan banyak twist dalam cerita sehingga Anda akan terus menerka-nerka adegan akhir movie. Selain itu, The Raid juga sukses menarik penonton ke dalam dunia underworld dengan tata set yang luar biasa. Kekumuhan lokasi sangat realistis sehingga Anda seperti dapat mencium bau pesing yang umum ditemui di tempat seperti itu.

Jangan cuma horror sama film jual badan yang ga penting sama sekali. Dia mempelakukan adegan-adegan laga dalam merantau dengan apik. Beberapa shot yang sulit untuk dilakukan, dikerjakan dengan cakap. Adegan laga dalam raise adalah salah satu adegan favorit saya. Padahal pada sekuens inilah dua jago silat bertemu.

Tradisi mengharuskan pemuda yang sehari-hari bekerja di ladang milik keluarga ini dan berlatih silat, untuk merantau dan meninggalkan tempat dimana dia tumbuh. review film Berbekal ilmu beladiri “Silat Harimau” yang sangat dikuasainya serta doa restu dari Ibu dan Kakaknya, Yuda memulai langkahnya untuk menaklukan kota Jakarta.

Takdir mempertemukannya dengan Astri, kakak pencopet itu, seorang gadis yang terancam menjadi korban terakhir ‘human-trafficking’ yang dirancang duo Eropa, Ratgers dan Luc. Awalnya hubungan antara Yuda dan Astri cukup dingin.

Simak Review Film dan Series terupdate di situs https://www.pantaumovie.com/

Namun, tentu saja, sajian utama The Raid adalah adegan pertarungannya. Dalam pengembangannya, aktor-aktor sinopis film utama sebelumnya diikutkan bootcamp yang melatih penggunaan senjata dan formasi militer.

Berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran dan ucapan ibu tercinta di kampung halaman yang selalu diingatnya, nampaknya kejahatan akan bertemu lawan tandingnya kali ini. Meskipun sempat dilarang sang ibu, Yuda tetap pergi untuk merantau.

Tapi setelah baca review dan ulasannya, saya malah jadi penasaran kayak apa film ini jadinya nanti. Merantau mengangkat tema yang jarang sekali diangkat yaitu tentang bela diri tradisional Indonesia, Pencak Silat Harimau yang berasal dari Sumatra Barat. Lebih istimewanya lagi, Merantau disutradari oleh Gareth Evans yang berasal dari Inggris.

Tak terkecuali Laurent Buson yang memerankan adiknya. Lalu ada Adit yang diperankan cukup baik oleh Yusuf Aulia, yah, emang masih terlihat belum natural sih. Tapi scene-scene yang ada dia bisa bikin orang ketawa lho. Ada beberapa dialog yang kaku sih, tapi seperti dibilang di awal paragraph kalau dia hanya butuh pengalaman lebih saja.

tapi kalo aku liat2 aksi yg ditampilkan di trailer di atas nggak banyak keluar gaya minangkabaunya. garakan2 straight gitu gerakan basic ilmu bela diri . Pada proses pembuatan film sinopsis film dokumenter inilah dia akhirnya menemukan Iko Uwais sebagai aktor utama pilihannya.

Dari sudut cerita, film ini menarik dengan pemandangan alam yang amat indah, actionnya pun cukup menghibur . Namun film kurang cocok di tonton oleh anak – anak karena terlalu banyak adegan kekerasan yang disajikan. Secara umum movie ini memuaskan dan diharapkan mampu menjadi pemicu munculnya film – film action bermutu di tanah air. Walaupun ga usah begitu heran ama performing dari pendatang baru yang terlihat kaku.

Translate Another Language

Berbekal kemampuan bela diri berjudul Silat Harimau, dia pun meninggalkan kampung halamannya dan mengadu nasib di Jakarta dengan bercita-cita menjadi guru silat. Saya sendiri pernah melihat setidaknya dua orang dengan sindrom ini di sepanjang hidup saya, dan mendapat karir yang sangat tinggi dalam pekerjaannya.

Exit mobile version